1. Pengertian sinopsis

1. Sinopsis atau synopsis berasal dari kata synopical yang memiliki ringkas. Berdasarkan asal kata itu, sinopsis diartikan sebagai ringkasan pada suatu materi tulisan yang panjang (baik fiksi maupun non-fiksi) dan sinopsis itu ditulis dalam bentuk narasi.

“Sinopsis adalah ringkasan atau garis besar naskah yang menggambarkan isi dari sebuah film, buku, ataupun pementasan yang dilakukan (baik secara konkrit maupun secara abstrack)”

Cara membuat sinopsis.

Cara pertama yang harus dilakukan yaitu membaca naskah/buku aslinya terlebih dahulu. Hal ini supaya bisa mengetahui pesan/kesan penting penulis secara garis besarnya.

Mencatat gagasan pokok yang teada rdapat dalam naskah. dapat menandainya menggunakan stabilo ataupun menggaris bawahinya jika perlu.

Kembangkan gagasan pokok yang sudah di tandai dengan beberapa kalimat yang ringkas.

Gunakan kalimat yang jelas, efektif, menarik dan juga mudah dipahami. Tujuannya supaya kita bisa menggambarkan rangkaian cerita yang terdapat dalam karangan atau naskah asli tersebut.

Jika ingin mencantumkan beberapa dialog yang ada, hanya perlu mencatat dialog secara garis besarnya saja. “Bisa juga di beri rincian pada halaman berapa dialog itu di kutip supaya lebih jelas dan akurat
Sinopsis yang dibuat tak boleh menyimpang atau juga merubah isi keseluruhan dari naskah aslinya.

Hal – hal yang diperlukan dalam membuat sinopsis.

Untuk mempermudah dalam membuat sinopsis, hal yang diperlukan adalah beberapa strategi, hal ini akan sangat berguna saat membuat sinopsis agar terkesan lebih mudah dan ringan. Seperti berikut :
Tentukan Tema
Untuk mempermudah membuat sinopsis, baiknya menentukan tema terlebih dahulu. Seperti contoh jika ingin memilih tema persahabatan atau friendship. Maka ambillah referensi dari karya yang mengandung unsur tersebut contoh novel laskar pelangi. Sang pemimpi ataupun yang lainnya. Setelah itu, barulah cari tahu beberapa gagasan pokok yang ada dalam naskah tersebut.

Perhatikan Alur yang dipakai
Harus memperhatikan alur yang ada dalam naskah tersebut. Pada dasarnya tujuan utama pembuatan sinopsis yaitu memberikan gambaran yang ringkas dan jelas untuk pembaca, untuk menentukan alur cerita yang terdapat pada naskah, pilihlah konflik yang paling seru dalam naskah atau buku tersebut. agar pembaca lebih tertarik dan penasaran untuk mengetahuinya lebih lanjut.

Perhatikan Penokohan
Penokohan pada sebuah sinopsis juga harus ditekankan dalam membuat sinopsis. Dengan ini pembaca akan terkesima jika penokohan pada naskah tersebut terlihat lebih fantastis dan mengharukan. Jadi, jangan sampai anda merusak citra dari naskah tersebut sebab teknik penokohan yang tidak benar.
Contoh:https://youtu.be/CCP_fvO8AKI
Judul :Vidio sinopsis tentang covid 19

2. Pengertian Naskah dan Langkah - Langkah Pembuatan

Naskah/Skenario adalah sebuah naskah cerita yang menguraikan urut-urutan adegan, tempat, keadaan, dan dialog, yang disusun dalam konteks struktur dramatik untuk menjadi acuan dalam proses produksi.
Langkah-Langkah Penulisan Naskah

-Merumuskan ide
-Riset
-Penulisan outline
-Penulisan sinopsis
-Penulisan treatment
-Penulisan naskah
-Reviu naskah
-Finalisasi naskah

1. Merumuskan ide
Ide sebuah cerita yang akan dibuat menjadi program video dan televise dapat diambil dari cerita yang sesungguhnya (true story) atau non fiksi dan rekaan atau fiksi


2. Riset
Riset dalam konteks ini adalah suatu upaya mempelajari dan mengumpulkan informasi yang terkait dengan naskah yang akan ditulis. Sumber informasi dapat berupa buku, koran atau bahan publikasi lain dan orang atau narasumber yang dapat memberi informasi yang akurat tentang isi atau substansi yang akan ditulis

3. Penulisan outline
Outline pada umumnya berisi garis besar informasi yang akan Anda akan tulis menjadi sebuah script

4. Penulisan sinopsis
Sinopsis dan outline akan membantu memfokuskan perhatian Anda pada pengembangan ide yang telah Anda pilih sebelumnya. Penulisan synopsis harus jelas sehingga dapat member gambaran tentang isi program video atau televis yang akan kita buat

5. Penulisan treatment
Treatment yang ditulis dengan baik merupakan fondasi yang kokoh yang diperlukan untuk menulis sebuah naskah. Sebuah treatmentharus berisi deskripsi yang jelas tentang lokasi,waktu, pemain, adegan dan property yang akan direkam ke dalam program video. Treatmentjuga menggambarkan tentang sistematika atau sequence program video atau televisi yang akan diproduksi

6. Penulisan naskah
Walaupun dalam menulis naskah penulis dapat melakukan perubahan, tapi sebaiknya perubahan yang dilakukan tidak merupakan perubahan yang bersifat substantif. Perubahan sebaiknya bersifat kreatif dan tidak mengubah substansi program.

7. Review Naskah
Draf naskah yang telah selesai ditulis perlu ditelaah untuk melihat kebenaran substansinya dan juga cara penyampaian pesannya. Draf naskah harus ditelaah oleh orang yang mengerti substansi isi program(content expert)dan ahli media (media specialist).

8. Finalisasi naskah
Finalisasi naskah merupakan langkah akhir sebelum naskah diserahkan kepada produser dan sutradara untuk diproduksi. Naskah final merupakan hasil revisi terhadap masukan-masukan yang diberikan oleh content expert dan ahli media
Contoh:
https://youtu.be/LD6z2fbo2W0
Judul:contoh cuplikan naskah yang berkaitan dengan covid 19

3. Pengertian Storyboard dan Langkan - Langkah Cara Pembuatannya.
 Storyboard adalah suatu sketsa gambar yang disusun dengan urut berdasarkan naskah cerita, dengan storyboard maka pengarang cerita bisa menyampaikan ide cerit secara lebih mudah pada orang lain, karena dengan storyboard seorang pembuat cerita bisa membuat seseorang membayangkan suatu cerita dengan mengikuti gambar-gambar yang telah disajikan, sehingga bisa mendapatkan persepsi yang sama dengan ide cerita yang dibuat.

Fungsi Storyboard

Secara umum, fungsi storyboard adalah sebagai media konsep dan ungkapan yang kreatif dalam penyampaian ide atau gagasan. Pada storyboard juga seseorang bisa menambahkan arahan-arahan seperti arahan audio, letak atau arahan informasi lainnya. Terdapat beberapa fungsi dari storyboard, antara lain:
1.Dalam pembuatan sebuah film, storyboard bermanfaat untuk menggambarkan alur cerita menurut garis besarya saja dari bagian awal, tengah dan akhir.
2.Kemudian berguna sebagai pembuat perencanaan di suatu film
3.Dan secara keseluruhan bisa membuat mudah dalam pembuatan dan pemahaman alur film. Sekarang ini storyboard juga bermanfaat dalam pembuatan sebuah game, seperti membuat sketsa alur game tersebut dari awal sampai selesai.

Langkah-Langkah Membuat Storyboard

Adapun langkah-langkah pembuatan storyboard yaitu:

1.Mencatat poin-poin penting, ide dan juga konsep yang akan ditampilkan dalam storyboard
Storyboard pada dasarna adalah gambar serial dan lengkap dengan penjelasan semua langkah dan keterangan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tujuan dibuatnya suatu film
2.Membuat sketsa kasar visual dalam semua frame
3.Visual secara nyata menampilkan adegan utama
4.Storyboard bisa dirancang memakai kertas dengan coretan dan tulisan manual ataupun dengan perangkat seperti Microsoft Word


Sebelum membuat suatu storyboard sebaiknya membuat:
-Membuat rincian atau cakupan
-Membuat rincian naskah
-Mendetailkan grafik dan visual
-Format apapun yang akan ditampilkan dalam storyboard, terdapat informasi yang harus dicantumkan, yaitu:
-Sketsa atau gambaran layar, halaman ataupun frame
-Warna, penempatan serta ukuran grafik apabila diperlukan
-Teks asli, apabila ditampilkan dalam halaman atau layar
-Warna, ukuran serta tipe font jika menggunakan teks
-Narasi jika dibutuhkan
-Animasi jika dibutuhkan
-Video jika dibutuhkan
-Audio jika dibutuhkan
-Interaksi dengan penonton jika dibutuhkan
-Dan hal lain yang harus diketahui oleh staf produksi
Manfaat Storyboard
Manfaat dari dibuatnya storyboard adalah:
-Menjadikan proses pembuatan fil menjadi cepat

-Menunjukkan visi artistik suatu produk film atau multimedia
-Memberikan tata letak visual dari adegan misalnya yang terlihat dengan lensa kamera

Komentar

Postingan populer dari blog ini