Search engine



Nama:ine febriyani
Kelas:X AKL 2
Sejarah Search Engine atau M .P

SEJARAH MESIN PENCARIAN (Search Engine)



SEJARAH MESIN PENCARIAN (Search Engine)

Mesin Pencari (Search Engine) adalah sebuah program komputer yang dirancang untuk melakukan pencarian atas berkas-berkas yang tersimpan dalam layanan www (world wide web), ftp (file transfer protocol), publikasi milis, ataupun news group dalam sebuah ataupun sejumlah komputer yang terhubung dalam suatu jaringan internet.
                                                                                                         
Banyak orang yang menggunakan teknologi yang ada dalam Mesin Pencari ini untuk membantu pekerjaannya. Setiap hari ribuan bahkan jutaan milyar orang dari seluruh dunia mengakses internet melalui mesin pencari ini. Mereka biasanya menggunakan mesin pencari ini untuk mencari berita terbaru yang ada di seluruh dunia, mencari ataupun menjual barang, mengiklankan usahanya. Hingga saat ini sudah banyak sekali jenis dari mesin pencari yang ada di Internet. Namun, tahukah com.a mesin pencari pertama yang ada di dunia Internet?

Google memang salah satu mesin pencari yang menurut saya sangat lengkap dan sangat cerdas. Karena apapun yang kita tuliskan di sana, maka Google akan menampilkan hasil pencarian yang sangat relevan. Faktor lain yang menyebabkan Google menjadi besar adalah user interfacenya banyak disukai oleh pengguna. Hingga menjadikan Google sebagai mesin pencari yang paling banyak digunakan oleh orang di seluruh dunia.

Selain Google, mesin pencari lain yang juga tidak kalah terkenal adalah Yahoo! Search dan Bing. Yahoo bisa dibilang mesin pencari yang cukup besar, dan Yahoo merupakan pelopor adanya layanan Mail yang disebutnya Yahoo Mail. Lalu selanjutnya yaitu Bing, saat ini Bing tengah di akusisi oleh Microsoft. Dan ketiga mesin pencari yaitu Google, Yahoo, dan Bing merupakan tiga mesin pencari yang paling banyak digunakan.

Selain ketiga mesin pencari ini, ada mesin pencari lain seperti Alta Vista, Ask Jeeves, Aliweb, Lycos, W3Catalog, Go.com, Aol.com, Ask.com, MSN, Archie, dan masih banyak lagi. Lalu dari sekian banyak mesin pencari yang ada tersebut tahukah anda mesin pencari pertama itu apa? Yap, Mesin pencari (search engine) pertama di dunia adalah Archie. Archie merupakan mesin pencari yang diciptakan yang berawal gagasan seorang mahasiswa McGill University di Montreal bernama Alan Emtage. Archie dibuat tahun 1990, 2 (dua) tahun sebelum bermunculan mesin pencari. Pada saat itu tampilan mesin pencari tidak mudah menggunakannya seperti mesin pencari saat ini, termasuk juga Archie ini.

A.       SEJARAH PERKEMBANGAN INTERNET
Informasi yang begitu lengkap dan sangat banyak memberi  keuntungan kepada kita. Kita dapat mendapatkan informasi apa saja yang kita inginkan dan kita butuhkan. Namun, disamping itu beragamnya  informasi dalam jumlah yang sangat banyak memberi kesulitan mencari informasi yang dibutuhkan.  Salah – salah anda dapat pergi dari satu situs ke situs yang lain dan tidak mendapatkan apa – apa. Maka dibuatlah sebuah program yang dapat digunakan untuk membantu kita mencari informasi di internet dengan program mesin pencari (search engine). Apakah yang dimaksud dengan mesin pencari? Mesin pencari adalah sebuah program yang digunakan sebagai alat bantu untuk mencari informasi di internet. Mesin pencari mempunyai sebuah database yang dibuat, yang terdapat di internet dan halaman – halaman web yang menyimpan informasi yang berhubungan dengan item – item tersebut untuk memudahkan pencarian di database, menggunakan indeks untuk memilah dan memilih informasi yang ada di database untuk mempercepat pencarian.

B.           PENGERTIAN INTERNET DAN INTRANET
Setiap selang waktu tertentu, program robot tersebut akan menjelajah internet, membaca dokumen – dokumen yang ada di internet,  meringkaskannya dan menyimpannya didalam database dengan menggunakan sistem pengindeksan ketika kita melakukan pencarian informasi di internet yang menggunakan mesin pencari akan melakukan pencarian dokumen web yang dimilikinya. Kata kunci pencarian kemudian disesuaikan dengan dokumen – dokumen yang ada di database, berdasarkan tingkat kesesuaian dengan kata kunci pencarian, kemudian mengirimkan hasil pencarian ke komputer anda yang diinginkan dengan hasil update.
Intranet adalah jaringan komputer – komputer yang saling terhubung satu dengan yang lain, sebagai satu sistem dalam organisasi. Misalnya: jaringan komputer – komputer PT. Telkom seluruh Indonesia. Jadi dibilang “internet khusus”. Intranet berfungsi mengkomunikasikan komputer satu dengan yang lain, persis seperti internet tetapi layanannya terbatas, tidak seluas dan seberagam di internet.

C.            MACAM-MACAM MESIN PENCARI
1.         Google ( http://www.google.com ) Google merupakan sebuah perusahaan publik Amerika Serikat, berperan dalam pencarian Internet, Cloud Computing, serta teknologi iklan online & perangkat lunak. Google.com
2.         Yahoo ( http://www.yahoo.com ) Yahoo ialah sebuah perusahaan Internet multinasional yang berpusat di Sunnyvale, California, Amerika Serikat. Perusahaan ini terkenal karena portal webnya, serta mesin pencari (Yahoo! Search), Yahoo! Directory, Yahoo! Mail, Yahoo! News, Yahoo! Finance, Yahoo! Groups, Yahoo! Answers, situs dan layanan periklanan, peta daring, berbagi video, olahraga fantasi dan media sosialnya. Yahoo! adalah salah satu situs web terbesar di Amerika Serikat. Yahoo.com.
3.         Bing ( http://www.bing.com ) Bing merupakan mesin pencari (search engine) website yang bernaung di bawah bendera Microsoft. Bing ini merupakan bentuk reinkarnasi yang dilakukan Microsoft terhadap ketiga mesin pencari produksinya terdahulu, yakni Live Search, Windows Live Search, dan MSN Search. Bing.com
4.         Altavista ( http://www.altavista.com ) Altavista merupakan search engine yang cukup terkenal dimata dunia. Di altavista, kita bisa mencari berbagai informasi berupa web, gambar, video, berbelanja online, aplikasi, dan berita. Altavista.com
5.         Ixquick (http://www.ixquick.com ) Ixquick merupakan mesin pencari yang melakukan pencarian di banyak situs mesin pencari sekaligus. Menarik, bukan? Anda bisa menentukan mesin pencari-mesin pencari mana saja yang perlu ditelusuri oleh IxQuick Ixquick.com
6.         Ebay ( http://www.ebay.com ) Ebay merupakan sebuah situs web lelang yang memungkinkan orang-orang dari seluruh dunia untuk dapat membeli dan menjual berbagai barang dan jasa. ebay.com
7.         Excite (http://www.excite.com ) Excite merupakan search engine yang serupa dengan yahoo. excite.com
8.         Gigablast ( http://www.gigablast.com ) Gigablast adalah mesin pencari di Internet, didirikan pada 2000 oleh Matt Wells. Gigablast merupakan proyek terakhir dari Matt Wells, setelah membuat situs web Infoseek selama tiga tahun, Gigablast didirikan dengan tujuan untuk melakukan pencarian halaman web dengan kemampuan maksimal mesin pencari lain pada zamannya, namun menggunakan alat seminimum mungkin. Pada bulan Januari 2005, mesin indeks dari Gigablast hampir memiliki satu miliar halaman web yang telah terindeks, dengan hanya menggunakan biaya 8000 Dolar Amerika Serikat (kontra 8000000000 puluhan halaman dan bernilai jutaan peralatan untuk Google). Gigablast.com
9.         Aol ( http://www.aol.com ) Dulunya adalah perusahaan America Online, Inc., dan merupakan penyelenggara jasa Internet global yang berpusat di New York dan sebelum berstatus publik sejak tanggal 9 Desember 2009, AOL dioperasikan oleh perusahaan Time Warner. Pada saat ini AOL melayani banyak perusahaan dalam hal layanan Internet di berbagai negara di dunia, sehingga menjadikan AOL sebagai ISP bersifat Internasional dengan jumlah pelanggan mencapai 30 juta pengguna. Aol.com
10.     Ask ( http://www.ask.com ) Ask merupakan search engine yang fungsinya untuk mencari informasi berupa gambar, document, video, refrensi, dan berita. Ask.com

D.           FUNGSI UTAMA SEARCH ENGINE
Mesin pencari web bekerja dengan cara menyimpan informasi tentang banyak halaman web, yang diambil langsung dari WWW. Halaman-halaman ini diambil dengan web crawler  browser web otomatis yang mengikuti setiap pranala/link yang dilihatnya. Isi setiap halaman lalu dianalisis untuk menentukan cara indeks-nya (misalnya, kata-kata diambil dari judul, subjudul, atau field khusus yang disebut meta tag). Data tentang halaman web disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya. Sebagian mesin pencari, seperti Google, menyimpan seluruh atau sebagian halaman sumber (yang disebut cache) maupun informasi tentang halaman web itu sendiri.
Selain halaman web, Mesin pencari juga menyimpan dan memberikan informasi hasil pencarian berupa pranala yang merujuk pada file, seperti file audio, file video, gambar, foto dan sebagainya, serta informasi tentang seseorang, suatu produk, layanan, dan informasi beragam lainnya yang semakin terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi informasi.
Ketika seseorang mengunjungi mesin pencari dan memasukkan query, biasanya dengan memasukkan kata kunci, mesin mencari indeks dan memberikan daftar halaman web yang paling sesuai dengan kriterianya, biasanya disertai ringkasan singkat mengenai judul dokumen dan kadang-kadang sebagian teksnya.


E.             CARA KERJA MESIN PENCARI

Mesin pencari web bekerja dengan cara menyimpan informasi tentang banyak halaman web, yang diambil langsung dari WWW. Halaman-halaman ini diambil dengan web crawler — browser web otomatis yang mengikuti setiap pranala/link yang dilihatnya. Isi setiap halaman lalu dianalisis untuk menentukan cara indeks-nya (misalnya, kata-kata diambil dari judul, subjudul, atau field khusus yang disebut meta tag). Data tentang halaman web disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya. Sebagian mesin pencari, seperti Google, menyimpan seluruh atau sebagian halaman sumber (yang disebut cache) maupun informasi tentang halaman web itu sendiri.

Selain halaman web, Mesin pencari juga menyimpan dan memberikan informasi hasil pencarian berupa pranala yang merujuk pada file, seperti file audio, file video, gambar, foto dan sebagainya, serta informasi tentang seseorang, suatu produk, layanan, dan informasi beragam lainnya yang semakin terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi informasi.
                    (Noijjodant. Blogspot. Com)










Sejarah Mesin Pencari (Search Engine): Dari 1990 Hingga Sekarang


Kenalkah Anda dengan istilah “Coba tanya saja ke mbah Gugel”? Pasti sangat familiar dengan istilah tersebut bukan?
Rujukan para pencari informasi saat ini memang selalu mengarah kepada mesin pencari Google. Padahal, mesin pencari di internet sebenarnya bukan hanya Google.
Ada banyak mesin pencari yang tersedia di dunia maya. Jika Anda membuka tulisan ini dengan menggunakan browser Mozilla, pasti akan melihat opsi mesin pencari selain “mbah Gugel”.
Ada Yahoo dan Bing yang cukup populer di wilayah Amerika tapi kurang dikenal di Indonesia. Bahkan sebelum Google lahir, ada banyak mesin pencari yang kerap digunakan para peselancar di dunia maya.
Mesin pencari memang baru muncul seiring era internet mulai berkembang pada 1990-an. Jalur komunikasi baru ini membuka jalan baru dalam mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
Nah, seperti apa sejarah mesin pencari atau search engine ini? Berikut ulasannya.

Pondasi Sistem

Sejarah mesin pencari memang belum berlangsung lama. Baru sekitar tiga dekade ke belakang. Maklum, internet pun baru lahir pada akhir 1980-an atau awal 1990-an.



Archie
Mesin pencari pertama yang muncul saat itu adalah Archie. Ada pula yang menyebutnya dengan Archive. Bentuknya merupakan situs berbentuk FTP yang menyediakan daftar situs yang bisa diunduh oleh mereka yang membutuhkan.
Karena kapasitas yang masih sangat terbatas, Achie hanya menyediakan nama situs saja dalam daftar yang mereka buat. Tapi untuk konten dari situs tersebut tidak ada keterangannya.
Di era ini, standar sebuah mesin pencari sudah mulai dibangun. Adalah Martijn Kojer yang membuat semacam standardisasi sebuah mesin pencari. Sistem bernama Robots ini bisa mengetahui apakah harus mengindeks atau tidak terhadap isi dari sebuah situs.
Namun demikin, para Webmaster bisa menahan robots agar tidak mengindeks situs mereka. Atau bisa hanya mengindeks beberapa halaman situs saja.

Aliweb

Aliweb - Sejarah mesin pencari
Martijn Kojer kemudian menciptakan Aliweb pada Oktober 1993. Mesin pencari ini memberi kesempatan penggunanya untuk mengunggah halaman situs yang ingin terindeks di dunia maya.
Lengkap dengan deskripsi dari halaman tersebut yang terdapat dalam meta info yang dibuat.

Altavista

Altavista
Satu tahun kemudian, Altavista muncul sebagai salah satu raksasa internet kala itu. Menyediakan fasilitas unlimited bandwithsehingga para peselancar bisa mencari informasi dengan lebih nyaman. Teknik dan sistem algoritma pencariannya pun sudah lebih maju.
Dalam perkembangannya, sistem yang dikembangan Altavista banyak yang tidak pas dengan kebutuhan masyarakat. Altavista pun justru makin ditinggalkan. Hingga akhirnya Overture mengambilalih kepemilikan Altavista pada 2003.

Yahoo

Tampilan Yahoo 1994
Overture membayar 80 juta dolar AS dalam bentuk saham dan 60 juta dolar AS dana tunai. Masih di tahun yang sama, Overture kemudian diambilalih Yahoo, sekaligus mengakhiri perjalanan Altavista di dunia maya.
Sebelum mengakusisi Overture, Yahoo sudah lama mendominasi dunia maya. Yahoo sudah aktif dalam dunia mesin pencari sejak April 1994.
Dibentuk oleh David Filo dan Jerry Yang, pada awalnya mesin pencari Yahoo hanya menyediakan data dari berbagai situs yang memang sudah banyak dikenal orang.
Para pemilik atau pengelola situs pun bisa menambahkan informasi yang dimiliki secara gratis. Namun, untuk fitur yang lengkap ada biaya yang harus dibayarkan.
Sayangnya, Yahoo kurang aktif mengembangkan sistem dalam mesin pencari milik mereka hingga kurang bisa memuaskan para peselancar dunia maya.

Lycos

Tampilan awal Lycos
Kekurangan yang dimiliki Yahoo dimanfaatkan oleh Lycos untuk menjadi salah satu mesin pencari favorit di era awal ini.
Lycos pertama muncul pada Juli 1994 dengan menyajikan sebuah katalog yang berisi 54.000 dokumen. Angka ini memang sangat kecil untuk saat ini, namun kala itu sudah termasuk besar.
Dengan terus mengembangkan sistem, Lycos pun bisa mengindeks 394.000 dokumen dalam waktu satu bulan. Angka ini bertambah menjadi 1,5 juta dokumen pada Januari 1995.
Pada November 1996, Lycos bahkan sudah mampu mengidentifikasi lebih dari 60 juta dokumen. Kemampuan terbesar dari seluruh mesin pencari yang ada saat itu.

Kelahiran Google

Namun, perkembangan pesat yang dimiliki Lycos akhirnya harus tertahan oleh satu raksasa internet bernama Google.
Tampilan Google 1998
Sistem yang dikembangkan Google relatif berbeda dengan para pendahulunya. Inilah yang membuat Google bisa melejit dengan cepat sebagai mesin pencari favorit sejak mulai dibuat pada Januari 1996.

Bermula dari BackRub

Adalah Larry Page dan Sergey Brin yang memulai pondasi mesin pencari dengan menggunakan sistem BackRub. Sistem ini mengandalkan backlink sebagai alat pemeringkatan.
Google pun membuat ranking setiap halaman situs berdasarkan penyebutan situs tersebut di situs-situs yang lain.
Ranking yang diraih sebuah situs akan bergantung dari sebanyak apa orang yang terhubung dengan situs tersebut.
Semakin banyak orang yang terhubung dengan situs tersebut, maka akan semakin tinggi ranking yang didapat. Dalam hal ini, kredibilitas situs tersebut juga ikut mendukung rangking yang diperoleh.
Sejarah mesin pencari mencatat Google sendiri baru resmi diluncurkan pada 1998. Setelah semua sistem yang dirancang dinilai sudah layak tampil. Meski pada saat itu orang-orang belum terlalu peduli dengan PageRank.
Kemampuan Google dalam merancang mesin pencari yang canggih membuat pihak lain tertarik bekerja sama. Pada 1999, AOL pun menjadi mitra pertama Google.

MSN

Tampilan MSN 1998
Di akhir dekade ini sebenarnya sempat muncul MSN yang coba menyaingi Google. Mereka mengandalkan sistem yang dikembangkan Overture, Looksmart, dan Inktomi.
Namun perkembangannya tak mampu sepesat Google. Hingga akhirnya Netscape membeli MSN pada awal 1998. Pada November 1998, giliran AOL yang mengakuisisi Netscape senilai 4,5 miliar dolar AS.

Milennial Kedua

Memasuki millenial baru, perusahaan yang mau berkecimpung dalam mengembangkan teknologi dan sistem di mesin pencari makin berkurang.
Kondisi ini membuat Google makin menggurita. Berkat sistem yang dikembangkan, Google muncul menjadi mesin pencari paling kuat dan disukai banyak orang.
Kekuatan Google bahkan membuat Yahoo mengambil satu putusan penting. Mereka menjadikan Google sebagai mitra dalam mesin pencari.
Ini merupakan salah satu catatan penting dalam sejarah mesin pencari. Yahoo yang sempat begitu kuat, akhirnya harus mengakui keunggulan teknik algoritma yang dikembangkan dan terus diperbarui oleh Google.
Salah satu keunggulan Google yang tak dimiliki kompetitornya adalah ketika mulai meluncurkan Adsense pada sekitar 2003. Ini menjadi sumber pemasukan masif bagi Google. Sekaligus dibutuhkan oleh para pengelola situs di dunia maya.

Bing

Tampilan awal Bing
Sekitar pertengahan 2009, Microsoft merilis mesin pencari yang diberi nama Bing.
Ini sebenarnya hanya perbaikan dari sistem lama yang mereka miliki. Kemudian di-rebranding untuk lebih menarik minat publik.
Di Amerika Serikat, Bing termasuk mesin pencari yang disukai karena memang ada sejumlah fitur yang cocok bagi masyarakat di sana.
Namun di luar Amerika, Bing kurang populer dan masih kalah gaung dari Google.

Social Search Engine

Orang Indonesia pun sebenarnya punya kemampuan untuk mengembangkan sebuah mesin pencari yang cocok dengan kondisi di dalam negeri. Salah satunya adalah Geevv.com. Mesin pencari ini buatan seorang mahasiswi Universitas Indonesia bernama Azka A.Silmi.
Tampilan Geevv 2017
Dibuat pada 2016, Geevv bukan sebuah mesin pencari biasa. Karena punya tujuan untuk menghimpun dana yang nantinya akan digunakan untuk kegiatan sosial. Dari setiap kata yang diketik di Geevv otomatis dikonversi menjadi 10 rupiah.
Pada awalnya, dana sosial itu berasal dari investasi. Setelah Geevv makin banyak digunakan, maka donasi akan diambil dari pendapatan iklan yang jumlahnya mencapai 80 persen.
Program sosial yang dibantu Geevv antara lain kesehatan, pendudukan, dan pengentasan kemiskinan.
Untuk menjalankan proyek ini, Azma tak bekerja sendirian. Dia dibantu oleh:
  • Andika Deni Prasetya
  • Hana B. Adiningsih (blog writer)
  • Janu Prasetya (social media & content manager)
  • Ichlas (admin)
  • Silih Mulyadi (social project management).
Meski sejatinya Geevv tidak 100 persen murni mesin pencari buatan anak bangsa, tapi misi yang dibawa tetap harus didukung.
Jika startup ini bisa berkembang, akan makin banyak dana yang terkumpul untuk diberikan kepada mereka yang membutuhkan.

Penutup

Mungkin bagi sebagian pembaca, nama-nama mesin pencari dalam tulisan ini terasa sangat asing. Terlebih sebagian besar dari mereka kini memang hanya tinggal nama.
Bagaimanapun, mereka sudah menjadi bagian dan tercatat dalam sejarah mesin pencari.
Menjadi bukti bahwa selain Google, ada banyak mesin pencari yang sempat bertebaran di dunia maya. Meski sekarang mereka memang hanya tinggal nama.
                           (www.foldertekno.Com )

Sejarah tentang Search Engine (Mesin Pencari) 

Apa itu Search Engine ?

Mesin pencari atau Search engine adalah program komputer yang dirancang untuk melakukan pencarian atas berkas-berkas yang tersimpan dalam layanan www, ftp, publikasi milis, ataupun news group dalam sebuah ataupun sejumlah komputer peladen dalam suatu jaringan. Search engine merupakan perangkat pencari informasi dari dokumen-dokumen yang tersedia. Hasil pencarian umumnya ditampilkan dalam bentuk daftar yang seringkali diurutkan menurut tingkat akurasi ataupun rasio pengunjung atas suatu berkas yang disebut sebagai hits. Informasi yang menjadi target pencarian bisa terdapat dalam berbagai macam jenis berkas seperti halaman situs web, gambar, ataupun jenis-jenis berkas lainnya. Beberapa mesin pencari juga diketahui melakukan pengumpulan informasi atas data yang tersimpan dalam suatu basisdata ataupun direktori web.

Sebagian besar mesin pencari dijalankan oleh perusahaan swasta yang menggunakan algoritma kepemilikan dan basisdata tertutup, di antaranya yang paling populer adalah Google (MSN Search dan Yahoo!). Telah ada beberapa upaya menciptakan mesin pencari dengan sumber terbuka (open source), contohnya adalah Htdig, Nutch, Egothor dan OpenFTS.


Sejarah tentang Search Engine

Saat awal perkembangan internet, Tim Berners-Lee membuat sebuah situs web yang berisikan daftar situs web yang ada di internet melalui peladen web CERN. Sejarah yang mencatat sejak tahun 1992 masih ada hingga kini. Dengan semakin banyaknya situs web yang aktif membuat daftar ini tidak lagi memungkinkan untuk dikelola oleh manusia. Utilitas pencari yang pertama kali digunakan untuk melakukan pencarian di internet adalah Archie yang berasal dari kata "archive" tanpa menggunakan huruf "v". Archie dibuat tahun 1990 oleh Alan Emtage, Bill Heelan dan J. Peter Deutsch, saat itu adalah mahasiswa ilmu komputer Universitas McGill, Amerika Serikat. Cara kerja program tersebut adalah mengunduh daftar direktori serta berkas yang terdapat pada layanan ftp publik (anonim) kemudian memuatnya ke dalam basisdata yang memungkinkan pencarian.

Mesin pencari lainnya seperti Aliweb, muncul di 1993 dan masih berjalan hingga saat ini. Salah satu mesin pencari pertama yang sekarang berkembang menjadi usaha komersial yang cukup besar adalah Lycos, yang dimulai di Carnegie Mellon University sebagai proyek riset pada tahun 1994.

Segera setelah itu, banyak mesin pencari yang bermunculan dan bersaing memperebutkan popularitas. Termasuk di antaranya adalah WebCrawler, Hotbot, Excite, Infoseek, Inktomi, dan AltaVista. Masing-masing bersaing dengan menambahkan layakan-layanan tambahan seperti yang dilakukan oleh Yahoo.

Tahun 2002 Yahoo! mengakuisisi Inktomi, setahun kemudian mengakuisisi AlltheWeb dan Altavista kemudian meluncurkan mesin pencari sendiri yang didasarkan pada teknologi gabungan dari mesin-mesin pencari yang telah diakuisisinya serta memberikan layanan yang mengutamakan pencarian Web daripada layanan-layanan lainnya.

Di bulan desember 2003, Orase menerbitkan versi pertama dari teknologi pencari waktu-riilnya. Mesin ini memiliki banyak fungsi baru dan tingkat unjuk kerja yang jauh lebih baik.

Mesin pencari juga dikenal sebagai target investasi internet yang terjadi pada akhir tahun 1990-an. Beberapa perusahaan mesin pencari yang masuk ke dalam pasar saham diketahui mencatat keuntungan besar. Sebagian lagi sama sekali menonaktifkan layanan mesin pencari, dan hanya memasarkannya pada edisi-edisi enterprise saja, contoh Northern Light sebelumnya diketahui merupakan salah satu perintis layanan mesin pencari di internet.

Buku Osmar R. Zaïane From Resource Discovery to Knowledge Discovery on the Internet menjelaskan secara rinci sejarah teknologi mesin pencari sebelum munculnya Google. Mesin-mesin pencari lainnya mencakup a9.com, AlltheWeb, Ask Jeeves, Clusty, Gigablast, Teoma, Wisenut, GoHook, Kartoo, dan Vivisimo.
                                       (https://kaskus.co.Id )


                                         























Apa Itu Search Engine Inilah Pengertian, Contoh, dan Cara Kerja Search Enginee
Apa Itu Search Engine Inilah Pengertian, Contoh, dan Cara Kerja Search Enginee

Pengertian Search Engine

Apa Itu Search EngineMenurut Wikipedia, Search Engine adalahsebuah program komputer tertentu yang khusus difungsikan untuk membantu pengguna dalam mencari berkas-berkas yang tersimpan dalam layanan WorldWideWeb atau news group pada sejumlah jaringan komputer server.
Dari penjelasan terkait apa yang dimaksud search engine di atas, kita bisa menarik kesimpulan bahwa search engine sebenarnya tak ada bedanya seperti sebuah website pada umumnya. Hanya saja perannya lebih fokus untuk mengumpulkan sekaligus mengorganisir berbagai informasi di internet berdasarkan kebutuhan para pengguna.
Hasil dari halaman pencarian ini kemudian biasa disebut sebagai Search Engine Result Page atau SERP. Posisi dari website yang tampil di halaman SERP sifatnya juga sangat dinamis guna menjaga tingkat relevansi dari konten.

Fungsi Search Engine

Tak bisa dipungkiri, search engine memiliki beragam fungsi yang sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Misalnya, seperti membantu menemukan informasi tertentu dari laman website serta meningkatkan branding melalui konten yang dikemas menggunakan search engine marketing (SEM) maupun Search engine optimization (SEO). Perlu diketahui, Search Engine Optimization adalah salah satu metode yang sangat populer digunakan untuk mengoptimalkan performa website di mata mesin pencari.

Cara Kerja Search Engine

Konon, cara kerja search engine memanfaatkan program khusus yang kerap disebut sebagai web crawler, robots, atau spider. Kenapa bisa dinamakan sepeti itu? Ya, salah satunya karena konsep jaringan website yang memang memiliki keterhubungan sama seperti jaring laba-laba ketika sudah siap digunakan untuk menangkap serangga.
Untuk melakukan perangkingan terkait situs yang layak masuk ke halaman paling atas, Search engine biasanya menggunakan algoritma khusus yang selalu diremajakan secara berkala. Google misalnya, mereka kerap kali melepaskan algoritma “binatang” seperti Google Penguin, Google Panda, hingga Google Hummingbird untuk semakin mengoptimalkan hasil pencarian. Dengan begitu tingkat persaingan antar blogger maupun web developer menjadi terbuka lebar dan semakin sehat.

Macam-Macam Search Engine

Saat ini ada beberapa layanan search engine yang bisa digunakan. Semua jenis search engine tersebut juga memiliki cara kerja yang sama, yakni tinggal mengetikkan kata kunci di bagian kolom kemudian menekan tombl enter. Kendati demikian, hasil serta fitur dari tiap-tiap maca search engine bisa berbeda-beda tergantung algoritma. Jika Anda tidak percaya, silakan buktikan sendiri lewat penelusuran kata kunci menggunakan Google dan Bing.
Berikut merupakan macam-macam search engine yang masih bisa digunakan hingga saat ini.

1. Google




Google logo Qwords by Andy N
Google search engine

Google merupakan search engine terbesar yang saat ini digunakan oleh pengguna secara global. Mesin pencari yang berbasis di Mountain View, California, Amerika Serikat tersebut bahkan mampu menjadi salah satu perusahaan terbesar yang menerima jutaan trafik perhari dari orang-orang yang melakukan pencarian.
Selain digdaya lewat search engine, belakangan Google juga berekspansi guna menghasilkan berbagai produk unggulan seperti layanan video streaming YouTube, Google Adwords, Google Adsense, Gmail, hingga sistem operasi Android yang digunakan jutaan smartphone di seluruh penjuru dunia.

2. Bing




Bing search engine by Andy N
Bing search engine

Search engine terbesar kedua setelah Google yakni Bing. Mesin pencari hasil garapan Microsoft tersebut hingga kini masih menguasai 20 persen dari total pencarian yang ada di Internet. Meski tidak sebesar Google, dengan angka penelusuran sebesar ini Bing terbukti masih bisa bertahan meski minim inovasi baru untuk memikat pembeli.

3. Yandex




Yandex.ru search engine
Yandex.ru search engine

Contoh search engine selain Google berikutnya ada Yandex untuk hasil penelusuran berbahasa Rusia. Yandex memang masih terdengar asing di telinga sebagian besar masyarakat Indonesia. Meski begitu, berdasarkan data dari Alexa, Yandex merupakan salah satu situs terbesar di dunia dengan jumlah trafik penelusuran yang cukup lumayan.  Tertarik untuk mencobanya? Langsung saja bisa meluncur ke situr Yandex.ru.

4. DuckDuckGo




DuckDuckGo search engine by Andy Nug
DuckDuckGo search engine

Jaman dahulu kala, ketika belum mengenal Apa itu DuckDuckGo penulis sempat dibuat penasaran dengan peningkatan jumlah pengunjung dari referal halaman tersebut. Usut punya usut, DuckDuckGo sendiri merupakan sebuah private search engine yang tidak melacak pengguna maupun menampilkan advertisement di laman pencarian. Kehadiran DuckDuckG menjadi sangat menarik mengingat semakin banyaknya iklan tidak relevan yang ditampilkan Google pada hasil penelusuran.

Penutup

Sahabat Qwords, demikianlah artikel seputar pengertian search engine beserta fungsi dan macam-macamnya. Sebagai layanan yang bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak trafik maupun potensi penjualan, proses optimasi search engine sesuai kaidah SEO yang benar tentu sudah menjadi sebuah keharusan untuk diterapkan.
Dalam salah satu update algoritmanya, Google sendiri sempat berujar jika mereka bakal menaikkan rangking website yang jarang error serta memiliki kecepatan tinggi ketika diakses oleh pengguna. Jadi, sangat disarankan bagi para blogger maupun pelapak digital untuk mengoptimalkan website mulai dari ranah desain, kualitas konten, hingga teknologi web hosting Indonesia yang notabene menjadi nyawa dari sebuah website. 
       (https://qwords.com)


Mesin pencari web

sistem perangkat lunak yang didesain untuk mencari informasi di World Wide Web
Mesin pencariMesin pencari web atau mesin telusur web(bahasa Inggris: web search engine) adalah program komputer yang dirancang untuk melakukan pencarian atas berkas-berkas yang tersimpan dalam layanan www, ftp, publikasi milis, ataupun news group dalam sebuah ataupun sejumlah komputer peladendalam suatu jaringan. Mesin pencari merupakan perangkat penelusur informasi dari dokumen-dokumen yang tersedia. Hasil pencarian umumnya ditampilkan dalam bentuk daftar yang seringkali diurutkan menurut tingkat akurasi ataupun rasio pengunjung atas suatu berkas yang disebut sebagai hits. Informasi yang menjadi target pencarian bisa terdapat dalam berbagai macam jenis berkas seperti halaman situs web, gambar, ataupun jenis-jenis berkas lainnya. Beberapa mesin pencari juga diketahui melakukan pengumpulan informasi atas data yang tersimpan dalam suatu basis data ataupun direktori web. Sebagian besar mesin pencari dijalankan oleh perusahaan swasta yang menggunakan algoritme kepemilikan dan basis data tertutup, diantaranya yang paling populer adalah safari Google (MSN Search dan Yahoo!). Telah ada beberapa upaya menciptakan mesin pencari dengan sumber terbuka (open source), contohnya adalah Htdig, Nutch, Egothor dan OpenFTS.

Mesin pencari web

sistem perangkat lunak yang didesain untuk mencari informasi di World Wide Web
Mesin pencari web atau mesin telusur web(bahasa Inggris: web search engine) adalah program komputer yang dirancang untuk melakukan pencarian atas berkas-berkas yang tersimpan dalam layanan www, ftp, publikasi milis, ataupun news group dalam sebuah ataupun sejumlah komputer peladendalam suatu jaringan. Mesin pencari merupakan perangkat penelusur informasi dari dokumen-dokumen yang tersedia. Hasil pencarian umumnya ditampilkan dalam bentuk daftar yang seringkali diurutkan menurut tingkat akurasi ataupun rasio pengunjung atas suatu berkas yang disebut sebagai hits. Informasi yang menjadi target pencarian bisa terdapat dalam berbagai macam jenis berkas seperti halaman situs web, gambar, ataupun jenis-jenis berkas lainnya. Beberapa mesin pencari juga diketahui melakukan pengumpulan informasi atas data yang tersimpan dalam suatu basis data ataupun direktori web. Sebagian besar mesin pencari dijalankan oleh perusahaan swasta yang menggunakan algoritme kepemilikan dan basis data tertutup, diantaranya yang paling populer adalah safari Google (MSN Search dan Yahoo!). Telah ada beberapa upaya menciptakan mesin pencari dengan sumber terbuka (open source), contohnya adalah Htdig, Nutch, Egothor dan OpenFTS.[1]



  • mesin pencari merupakan tempat kebanyakan orang mencari sesuatu via internet. Menurut survei hampir 90% pengguna internet memakai mesin pencari untuk mencari lokasi tertentu di internet. dan di antara mesin pencari yang ada, google merupakan mesin pencari yang paling banyak digunakan.
  • Sebagian besar pengguna mesin pencari tidak pernah melewatkan dua halaman pertama dari mesin pencari.
  • Sebagian besar (hampir 70%) pengguna mesin pencari tidak pernah klik pada hasil pencarian sponsor. Dengan demikian, hasil pencarian yang organik (secara alami) akan membuat suatu website memperoleh posisi strategis dalam dunia internet.
  • Di negara-negara maju, porsi penjualan yang dilakukan melalui internet sudah hampir mencapai 20% dari keseluruhan transaksi tahunan.
  • Sebuah informasi yang mudah diakses oleh semua orang baik dalam maupun luar negeri.
  • Memudahkan Masyarakat dalam mencari informasi di internet 

         (https://id.m.wikipedia.org)

Komentar

Postingan populer dari blog ini